24 Maret 2012

Bahagia, depresi dan rencana Tuhan.

Tanyaku?
Dan, aku tau depresi dari mana dia berawal dari sebuah kehilangan yang belum bisa aku temukan,
Depresi sedikit mengguncangku,
Dia datang dengan perasaan-perasaan menyakitkan,
Kemudian menjelma dalam kesedihan, kehilangan, ketakutan, kebutuhan, penelantaran, terluka, patah hati, kesalahan, kenistaan, kelelahan, sedikit keputusasaan dan dalam wujud "kegagalanku?"
Sungguh tak bisa dipandang bahwa aku hanya bisa membuat pilihan untuk kehilangan yang sedikit, dan begitu juga dengan kehilangan yang banyak,
Aku? mengikuti skema-skema ego yang "bodoh" dan tidak memuaskan lainnya,
Dengan kata lain, semua bagian tentangku tertuang dalam cerita rumitku,
Dan, tentang naskah depresi? yang diikuti dengan alurnya yang sangat tidak wajar "untukku dan untuk hidupku"

Lalu biarkan "bahagia" menjadi tanda tanya
Lalu biarkan "depresi" untuk dipertanyakan
Lalu biarkan juga "rencana Tuhan" membuat kita bertanya-tanya
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"Suara sedikit sumbang?"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar